Adakah engkau disana sepertiku…….?? memasuki dunia tanpa musim dimana aku dapat tertawa meski tak sepenuhnya. Dimana aku dapat menangis meski tak habiskan air mata. Memandang burung dan ombak dari rahim samudra yang membisikkan musim ke ujung kehidupan cintaku…………
Kau tak mengenal aku siapa akupun kau tak tahu tapi cintaku akan tetap tinggal dan bekas jarinya. tak akan pernah terhapus..
Adakah engkau disana sepertiku…..?? yang tidak mengukur kerinduan dengan sebuah tongkat yang berkilau yang tak mampu mengucapkan kedalaman kerinduan yang merasakan bahwa kekuatan untuk mencintai adalah tanpa batas aku yang terkurung……..Mengambil sayap tapi tak mampu mengarungi angkasa bebas. betapa sedihnya……… bila aku harus melepaskan sayap itu dengan tanganku sendiri………
Engkau cintaku………….. aku mendengar panggilanmu dari balik lautan dan merasakan sayap – sayapmu membelaiku. Aku ingin berlari kepadamu…….. namun kakiku terkurung diantara dua pulau.. aku hanya bisa berdiri di sini menangisi dan mendengarkan panggilan cintamu……………