Sabtu, Oktober 16, 2010

Mencoba Berdiri

Langkahku kadang gontai,tertunduk,tersandung...
Walaupun terlalu berat dan tertatih ku mesti tetap melangkah..
Praduga-praduga,kecemburuan telah sukses membuatku tersungkur..


Mungkin aku ini manusia yang paling bodoh. Aku tak bisa melihat dimana letak kebenaran itu. Bahkan aku cenderung takut mencarinya.
Aku terus saja terhanyut oleh alasan perasaanku sendiri...


Hemmm...
Waktu berjalan kutapaki tanpa kesadaran.. Rasaku mengerti,tapi telingaku tuli.. Sampai gejolak dada menghentakku lewat bisikan...


Kini aku mengerti...
Aku sendirilah sebenarnya yang menciptakan ketakutan-ketakutan itu sendiri.. Tapi yang paling membuatku tersadar,bahwa hidup ini sangat keras..


Pada sore itu,di sebuah serial drama asia yang Berjudul " PERSONAL TASTE " telah mampu membuatku tersadar..
Tiga bait kalimat yang sangat tegas..
1. Jangan mudah percaya.
2. Jangan mudah mencintai.
3. Dan jangan mudah memaafkan.


Ya ... Tuhan?
Berilah waktu atas hamba untuk memperbaiki diri..

MENYAYANGIMU



Dimanapun aku menatap dunia,yang terbayang hanya dirimu. Bahkan saat aku tak bisa lagi memilikimu,aku berharap masih bisa merasakan senyum terindahmu juga hangat canda tawamu.

Selamanya aku tetap begini. Menunggumu dengan ketulusan cintaku..
ntah sampai kapan kau bisa bertahan,menjaga seutuhnya kasih sayangku.. Mesti kau tertaqdir bukan milikku

Jumat, Oktober 15, 2010

MA'AFKAN RAGUKU

Pantaskah raguku hinggap di tengah perjalanan ini...
Setelah jauh melangkah,
setelah angan tercipta,
setelah melewati jalan yang terjal,
setelah betapa cintaku tak terbendung lagi...

Sejauh hati menilai..
Sejauh kaki menapaki...
Sejauh angan berlari...
Namun raguku tetap masih menggelayuti....


Aku ragu dengan kesungguhan rasamu..
Aku ragu dengan ungkapanmu...
Namun bila raguku ini salah,maafkanlah aku...

Kamis, Oktober 14, 2010

MENATA HATI

Tesesan embun yang bening,menghias pagi yang hening, ku tengadahkan kepala menatap langit yang berawan,mencoba memaknai hidup yang penuh ujian,berharap kuat hadapi kenyataan karna hidup tentulah penuh pengorbanan.


Ku tak tau cukupkah bekal yang ku bawa,agar jemari ini tak lagi berdusta. Keikhlasan kadang di pertanyakan,semoga hatiku siap menerima sapa'an.


Lantunan lirik yang kau perdengarkan telah menyibak arti dan sangatlah ku mengerti..tp tetesan airmataku membuatku bingung,apa sebenarnya yang membuat ia berlinang? Sedihkah? Tak rela? Atau.... Ach ntah!




Kadang aku sendiri takut melihat airmata,karna tiap tetes yang terjatuh adalah pisau yang mengiris hatimu..sedang aku tak rela jika kau terluka rasa..


Kembali ku tata hati,menempatkan diri sebagai hamba yang berbakti..mencoba menerima taqdir,bahwa aku bukanlah wanita yang dipilih Tuhan untuk mendampingimu.


Secarik kertas ini adalah luahan emosi yang nyata. Merelakanmu dalam ikhlas.. Terima kasih Tuhan... Telah Kau pertemukan hamba dengan cinta yang sebenarnya,mencintai tanpa mengharap balas... Kuatkan hamba dalam ikhlas.. Amien... Amien... Amien...

Rabu, Oktober 13, 2010

Kukenang Cintamu...

Berkelana indah dijelaga biru,namun berlinang tangis,menari-nari menimang kepedihan.. Atau memang malam telah kembali larut,hingga cahaya bintang menjadi temaram?


Akankah seperti itu kenyataan yg kan terhadapi..?
Aku ingin berdiri menengahi cinta yang telah tersibak,namun aku tak kuasa menahan laju waktu yang akan membawaku pada kenyataan.
Akankah asa tenggelam tertelan lautan,lalu pupus di penggal waktu yg terus melaju?


Doa ini tak mungkin kulantunkan... Karna jika memohon pastilah ku meminta dirimu untuk menjadi milikku,sedang itu tidak mungkin..

CEMBURUKU....

Kumarah dengan siapa?
Ku takut pada apa? Ntaaahhh....!
Apa yang ada di pikirku?
Dengan rasa ini?
Dengan asa ini?

Dia bukan milikku...
Walau aku mencintaimu dgn seluruh dayaku,tetap saja kau bukan milikku..

Jumat, Oktober 01, 2010

JERITAN KALBU

Hembusan angin, usapan mentari,sejuknya pagi menyapu,seolah olah berkata,namun ku tak mengerti apa yang di katakannya..
Andai saja mereka tau jeritan jeritanku selama ini juga mengerti kepedihan yang ku telan selama ini,mungkin mereka akan sejenak meminjamkan kehidupannya untukku..

AKU RINDU

Aku rindu pada seseorang yg tak pernah ku kenal. Yang hanya pernah kulihat pada lukisan awan. Yang hanya kudengar suaranya. Juga kabar tentangnya dari berita yang dibawa angin dari seberang samudra.


Asa terlahir menjadi pena..
Rindu menjelma dalam tinda.. Mengukir rasa lewat jejak jejak maya..
Ku sentuh dia seperti nyata di depanku..walau adanya tak pernah ku tau dimana.


Ku menerawang jauh keseberang lautan... Dimana di beritakan kau bernaung di disana. Walau kau tak dapat ku lihat,namun getar hatiku dapat merasakan cintanya..


Inilah rindu..
Rinduku untuk kau di sana...