Ku selalu terjaga dan ku gembalakan malam,kuperhatikan ia dalam setiap pendar mata.. Agar gigilnya tak mampu menyentuh kulit kekasihku...
Aku ingin menjadi unggun di atas hamparan taman jiwamu...agar kabut malam tak berani menyentuhmu..
Duhai kekasih hatiku... Diantara belantara pekatnya malam masih tetap bersinar rembulanku.. Bila hari telah berganti siang,maka ku titipkan cahayaku pada sang mentari agar panasnya tak mampu menyegatmu... Karna aku akan jadi awan untuk menaungimu...
Tatkala ku lihat angin yang akan menghempasmu,aku akan menggenggamnya dan melempar jauh dari pandangan mata..hingga kau merasakan tentram bersama cintaku...
Tersenyumlah kembali kekasihku.... Ini rembulan untukmu... Hanya bersamamu aku mampu menjaga purnama....
Cepatlah sembuh...
Pendarkan senyuman...
Disini kami merindukanmu...
Senin, September 27, 2010
Minggu, September 26, 2010
AKU
AKU...
Hanyalah seorang anak manusia,yang tersendak sunyi di tengah hempasan dimensi cinta.
AKU...
Hanyalah sebingkai raga berbentuk.. Yang terarak sendi di antara hempasan angin juga masa.
AKU...
Hanyalah sebilah sukma kelabu.. Yang tersayat halus oleh tirai harmoni di alam kebisuan bumi.
AKU...
Hanyalah sepenggal kata yang rapuh. Yang mencoba merangkai letih lewat bait bait di atas kertas rindu jiwa.
AKU...
Hanyalah seonggok hampa yang mencoba tuk lukiskan angan di bawah derai naungan perasaan.
AKU...
Akhirnya tetaplah menjadi aku. Yang selalu mencipta gambaran siapakah hakekat diriku...
Ya... Itulah aku yang selalu terapung riuh,mendulang arakan rinai beribu pertanyaan.. Apakah tujuan dan arti hidupku yang sesungguhnya?..
Diriku terus bertanya kepada hati kecilku.. Namun belum jua ku temukan jawabnya...
Sampai kapankah masa kan menjawabnya? Akupun tak tau... Jangankan untuk itu... Untuk sekedar memilih hidup atau matipun aku tak tahu...
Hanyalah seorang anak manusia,yang tersendak sunyi di tengah hempasan dimensi cinta.
AKU...
Hanyalah sebingkai raga berbentuk.. Yang terarak sendi di antara hempasan angin juga masa.
AKU...
Hanyalah sebilah sukma kelabu.. Yang tersayat halus oleh tirai harmoni di alam kebisuan bumi.
AKU...
Hanyalah sepenggal kata yang rapuh. Yang mencoba merangkai letih lewat bait bait di atas kertas rindu jiwa.
AKU...
Hanyalah seonggok hampa yang mencoba tuk lukiskan angan di bawah derai naungan perasaan.
AKU...
Akhirnya tetaplah menjadi aku. Yang selalu mencipta gambaran siapakah hakekat diriku...
Ya... Itulah aku yang selalu terapung riuh,mendulang arakan rinai beribu pertanyaan.. Apakah tujuan dan arti hidupku yang sesungguhnya?..
Diriku terus bertanya kepada hati kecilku.. Namun belum jua ku temukan jawabnya...
Sampai kapankah masa kan menjawabnya? Akupun tak tau... Jangankan untuk itu... Untuk sekedar memilih hidup atau matipun aku tak tahu...
MIMPI MALAM INI
Semalam ku terbangun dari tidur lelapku..namun terasa ada yang lain di hatiku.. Sebuah rasa menyapaku lembut merayap kedalam hatiku..rasa itu mendekapku dalam sunyinya malam ini..
Seraut rasa dari sosok yang sangat ku kenal... Akhirnya kau datang juga suamiku...
Trimaksh telah kau titip rindumu lewat mimpiku...
Seraut rasa dari sosok yang sangat ku kenal... Akhirnya kau datang juga suamiku...
Trimaksh telah kau titip rindumu lewat mimpiku...
Kamis, September 23, 2010
KETIKA CINTA MENYAPA
Ketika cinta kembali menyapa,kuterjatuh tiada daya..
Cintamu datang,mengangkat jiwaku yang rapuh,mengusap mata yang menangis,menghibur jiwa yang terkikis...
Mungkin kau tak menyadari bahwa cintamu tlh merasuk terlalu dalam menyelinap di kisi hatiku..
Tapi tak mengapa..dapat mencintaimu saja itu sudah kebahagiaan yang tiada tara...
Buat:
sesorang yg sdg dlm bimbang
Cintamu datang,mengangkat jiwaku yang rapuh,mengusap mata yang menangis,menghibur jiwa yang terkikis...
Mungkin kau tak menyadari bahwa cintamu tlh merasuk terlalu dalam menyelinap di kisi hatiku..
Tapi tak mengapa..dapat mencintaimu saja itu sudah kebahagiaan yang tiada tara...
Buat:
sesorang yg sdg dlm bimbang
Minggu, September 05, 2010
CINTA YANG AGUNG
Kureguk segelas jeruk hangat,dengan harap dapat menghilangkan penat...
Kekasih...
Kaulah nafasku..denganmu aku hidup... Dengan cintamu aku dapat memandang indah dunia.. Tolong satukan kami selamanya.. Seperti bulan selalu beriring dengan malam,
juga seperti matahari yang menuntun siang..
Tuhan...
Dia yang telah mengisi kekosongan hidupku,mendengarkan keluh kesahku..Juga menenangkan gemuruh kegelisahanku. Kami saling mengisi dan memberi semangat dalam menjalani cobaan hidup.
Tuhan...
Jangan pisahkan aku dari kasihku sebelum kita bertemu.. Jikalau nanti telah cukup kau berikan nikmat atas kami.. Kami berserah pada kehendak-Mu...
Kekasih...
Kaulah nafasku..denganmu aku hidup... Dengan cintamu aku dapat memandang indah dunia.. Tolong satukan kami selamanya.. Seperti bulan selalu beriring dengan malam,
juga seperti matahari yang menuntun siang..
Tuhan...
Dia yang telah mengisi kekosongan hidupku,mendengarkan keluh kesahku..Juga menenangkan gemuruh kegelisahanku. Kami saling mengisi dan memberi semangat dalam menjalani cobaan hidup.
Tuhan...
Jangan pisahkan aku dari kasihku sebelum kita bertemu.. Jikalau nanti telah cukup kau berikan nikmat atas kami.. Kami berserah pada kehendak-Mu...
Jumat, September 03, 2010
GORESAN RINDUKU
Kucoba menuangkan rasa ini lewat goresan tinta emasku pada lembaran bingkai hitam kamarku..
Walau ku hanya seorang wanita,yang belum begitu faham apa itu arti cinta...
Namun.. Alunan waktu yang menyertaiku telah menghadirkan rasa itu merengkuh relung jiwaku. Dan menghempas rasaku tiap kali ku hadirkan bayanganmu.
Kau...
Seorang yang tak pernah ku kenal.. Yang hanya pernah kulihat pada lukisan awan.. Kudengar berita tentangmu,lewat gemuruh angin yang menghantarkan suara di telingaku...
Namun ku terhipotis olehmu.. Sekejab saja, segalanya telah berubah,ada kehangatan yang menyebar di hati tiap kuhantar getar jiwaku..
Hadirmu menyeruak hangat,laksana nyala unggun dari bara sanubari.
Wahai lelaki....
Kadang hadirmu seperti hantu.. Tak terlihat,tapi terasa. Tak ada kesalahan,tapi menggelisahkan..
Duhai lelaki...
Bolehkah lebih nyata,bila kau berwujud didepanku 1hari saja.. Beri belaimu dibibirku..agar menyentuh birahi rasaku...
Walau ku hanya seorang wanita,yang belum begitu faham apa itu arti cinta...
Namun.. Alunan waktu yang menyertaiku telah menghadirkan rasa itu merengkuh relung jiwaku. Dan menghempas rasaku tiap kali ku hadirkan bayanganmu.
Kau...
Seorang yang tak pernah ku kenal.. Yang hanya pernah kulihat pada lukisan awan.. Kudengar berita tentangmu,lewat gemuruh angin yang menghantarkan suara di telingaku...
Namun ku terhipotis olehmu.. Sekejab saja, segalanya telah berubah,ada kehangatan yang menyebar di hati tiap kuhantar getar jiwaku..
Hadirmu menyeruak hangat,laksana nyala unggun dari bara sanubari.
Wahai lelaki....
Kadang hadirmu seperti hantu.. Tak terlihat,tapi terasa. Tak ada kesalahan,tapi menggelisahkan..
Duhai lelaki...
Bolehkah lebih nyata,bila kau berwujud didepanku 1hari saja.. Beri belaimu dibibirku..agar menyentuh birahi rasaku...
Langganan:
Postingan (Atom)
