Kamis, Desember 13, 2012
Aku Yang Lelah
Mungkin memang Kau takdirkan aku
sedemikian rupa utuk menjalani semua ini.
Munggkin Kau anggap aku memang pantas
menerima ini semua.
Kau patrikan ketakutan..kecewa ..getir dan
dendam dihati dan dalam kehidupanku
Kau buat aku merasa akulah orang paling tak
berhak apapun di dunia ini.
Tuhan…jujur..andai aku boleh memilih..
aku lebih baik tinggalkan semua ini
agar aku terlepas dari pasungan pasungan
waktu
dan keadaanku.
aku rela dengan semua ini..
Entah berapa kali
aku arus berkata lelah.
aku sudah tak berbentuk.
aku tak punya siapa siapa
semua yang aku sayangi..tak bisa aku miliki
sepenuhnya.
…bulan..bintang bintang
kecilkupun dengan sang angin…
semua hanyalah mimpi bagiku kini.
aku tak bisa genggam mereka dalam nyata
aku hanya bisa nanar melihat semuanya
aku lelah
Tuhan….
Maafkan jika beberapa
waktu ini aku berontak pada-Mu
dan maafkan jika aku harus menjadi sosok
yang hidup dalam dua sisi
aku tak mau menyakiti mereka semua..
aku tak mau mereka lihat betapa aku remuk
redam.
Tuhan..aku hanya mohon..jangan cabut rasa
sayang ini pada mereka
rasa cintaku pada bulan dan bintang
serta kesetiaan rasaku pada sang angin
biarlah mereka tak tahu..
BiarkanTuhan
cukup aku yang tahu…
Sekali lagi..aku lelah dengan pasungan ini ya
Tuhaan
aku lelah..aku lelah..aku lelah.
Rabu, November 28, 2012
Mengukur Diri
Tangis sendu mengiringi
diriku
tuk yang ku rindu.
Lepas tanganmu tak melepas
harapanku.
Tiada kata tuk berpisah
Sedih hati menambah resah.Lamunan hatiku
menunggu dirimu
Sayu sembilu………
Tanpamu ku rasa semu
Menunggu yang ku rindu. Harap tuk
bertemu,tak mungkin
jua tuk bersatu.
Segala cinta yang ada,terlarang
adanya
Tumbuh cinta dalam cinta
Tersirat hasrat jiwa,hati yang merana.
Jumat, Agustus 31, 2012
Kau Bukan Lagi Seorang Sahabat
Sesaat bayangmu terlintas
Dalam ingat ku...
Dalam hening...ku merenung
Aku masih menunggumu. Tanpa kau tahu betapa sayangku
untukmu.
Aku bukan hanya menjadi sahabat
yang kan beraikan pilumu.
Juga kekasih yang kan berikan kau
kehangatan. Berikanmu keindahan.
Sajikan kelembutan,
Untukmu dan selamanya.
Aku ingin tidur di sisimu
Walau hanya sekali dalam hidupku
Ku ingin berbaring di pelukmu
Karena hanya kau yang bisa damaikan
hatiku.
Bila rasa tiada tercipta
Izinkan aku untuk tetap menantimu
Walau sejuta deru kan menghalangiku
Kembalikanmu dalam pelukku
Ku kan tetap ada di sampingmu
Karena engkau adalah Malaikatku Yang kan getarkan nadiku.
Lenyapkan letihku.
Saat bahumu mampu menopangku.
Rabu, Agustus 15, 2012
Jalan Berliku
MAAFKAN AKU Ku menyusuri pelabuhan semalam... Untuk membilang penantian itu.. Membelah ombak resah... Adakah nanti akhirnya.. Sekadar mengharap jawapan usang..
Maafkan aku... Mencerna buih-buih keraguan... Meragukan setiap harapan... Jauh didalam lautan perasaan... Sedangkan aku terus mengharap... Kejujuran lafazmu...
Maafkan aku..?? MencetusKan prasangka..!! Haruskah aku menunduk pasrah sedangkan penantian nie masih belum berakhir.. Didasar hati ini menungguu pertemuan itu.. Menjadi rindu pada kenangan itu.. Yang terlalu indah untuk dilupakan..
Maafkan aku..?? Mungkin ada sinar harapan.. Mungkin jauh ku kau tinggalkan.. Pilihan itu terletak di tanganmu.. Namun ingatlah akan satu perkara.. Aku akan menyayangimu selama hayatku.. Selama nafas ini terukir namamu.. Selalu.. Namun sebaliknya titis airmata jatuh berderai.. Karna aku masih tertanya-tanya.. Apakah benar aku tercipta untukmu..?? Apakah kau akan bisa bahagia denganku..??
Maafkan aku..?? Dengarkan aku untuk kali ini.. Mungkin ini yang terakhir kalinya.. Agar kau fahami isihatiku.. Inilah kebenarannya yang perlu ku lontarkan.. Aku rindu... **
Jumat, April 27, 2012
Sebelah Mimpi
Tanganku sudah terentang lebar. Tak usah lagi susah-susah kau
jauh menggapaiku.
Tanganku memang tak kuikat erat sejak
pertama dulu,
Karena aku memang sedang
berdiri di tengah-tengah dunia menantimu.
Antara nyata dan
mimpi sangat tipis ku rabai.
Tubuhmu condong ke nyata, tapi jiwaku
condong ke mimpi.
Satu.. menjadi begitu sulit
dan Dua menjadi pilihan pahit
untukku. Maka dari itu
aku masih lebih suka bermimpi...
Senin, April 23, 2012
Mungkinkah??
Aku berjalan menembus ruang hampa di
jiwaku. Mencari sesosok bayang yang
selalu mengusik lelap malamku. Berharap
akan aku temukan dia disisa pencarianku..
Walau Dia tlah jauh berjalan meninggalkan
sekeping kenangan dalam relung ini arkhhh.. Mungkinkah terulang kembali?
Minggu, Februari 19, 2012
Jangan Ambil Asaku
Sepintas hati terlewat
dalam sang waktu..
Bergejolak melawan
ombak.. Sebutiran pasir kan
menjadi debu, pergi
sirna diterpa sang
angin..
Menghilang di tengah
hati.. Berupaya untuk
kembali.. Kuhembuskan nafasku
untuk kesekian kalinya..
Kemudian..
Kuteriakan dengan
lantang.. "JANGANLAH KAU
KEMBALI LAGI..JENUH"
Namun kenangan yang
masih tertinggal di hati..
Berbisik di saat Q sepi.. Berangan di saat q
bimbang..
Seakan menghilang
begitu saja..
Dan pergi entah
kemana..
Sebuah Rahasia
Ketika awan gelap mulai
merayap,
saat gelegar halilintar yang
datang bersahutan mulai
mengusik telingaku,
hawa dinginnya perlahan mulai menusuk kalbu,
suasana itu, kian
menambah resahku… Mengapa semua seolah
acuh,
tak peduli akan diriku yang
gundah, bimbang akan hari
esok,
sedu karena jalanku hanya sebatas angan… Meski jiwa dan raga terus
kupacu, lahir dan batin
kupaksa menerjang…
Sebuah keadaan yang aku
dambakan,
hingga kini… Mengapa tak kunjung
datang?… Saat ku berdo’a pada-Mu…
Ingin diriku menjadi insan
yang berguna,
ingin diriku menjadi pribadi
yang mandiri,
kumohon agar setiap kebaikan selalu mendekat
padaku,
kumohon agar setiap
keburukan selalu menjauh
dariku… Tuhan…
Masihkah Engkau
menyimpan rahasia-Mu?…
Tak sudikah Engkau untuk
segera menceritakannya
padaku?… Tak inginkah rahasia-Mu itu
untuk kuketahui
sekarang?…
Mengapa?… Sempat aku bertanya
dalam benakku,
mungkinkah rahasia-Nya
tidak ada untukku?, jika itu yang terjadi, aku disini masih terus
berjuang, masih terus
mengabdi… Ketika semangat terus
menggebu,
rahasia-Mu pasti
kutemukan,
dan dambaan sudah tak
lagi sebatas angan…
Jumat, Februari 10, 2012
Galau Di Akhir Malam
Waktu merambat menuju sekian
malam...Pada akhirnya gelisahku
mengetuk...nurani hati ini
mencari kebenaran sambil ku
ajukan pertanyaan..?
Kau anggap siapakah aku ini ? teman dekat ?
Atokah sahabat...? beribu jarum
kecemasan menerkam
pikiranku...aku terhempas tanpa
ku tau jalan baiknya...sebab,..Kau
masih membisu dan menyelimutinya
dgn santunmu...yg mbuatku
memiliki rindu yg
menggunung..Dan penantian itu
sdh kutulis dilembaran
waktuku.....*
malam...Pada akhirnya gelisahku
mengetuk...nurani hati ini
mencari kebenaran sambil ku
ajukan pertanyaan..?
Kau anggap siapakah aku ini ? teman dekat ?
Atokah sahabat...? beribu jarum
kecemasan menerkam
pikiranku...aku terhempas tanpa
ku tau jalan baiknya...sebab,..Kau
masih membisu dan menyelimutinya
dgn santunmu...yg mbuatku
memiliki rindu yg
menggunung..Dan penantian itu
sdh kutulis dilembaran
waktuku.....*
GALAU
Pada cahaya jingga~ Mata tak lagi nanar~
Redup… Terlihat seperti tak ada rona
bahagia~ Kemana alur cerita ini
bersinggasana tuk menentukan sedikit
tema~??
Pada remang usang.. Pada lengang semua lenyap dalam sekejab~ Hasrat
begitu menggebu Tiba-tiba,,, Terhenti
pada satu titik Penat… Jemu… Inikah
mauku?
Bukan!!
Redup… Terlihat seperti tak ada rona
bahagia~ Kemana alur cerita ini
bersinggasana tuk menentukan sedikit
tema~??
Pada remang usang.. Pada lengang semua lenyap dalam sekejab~ Hasrat
begitu menggebu Tiba-tiba,,, Terhenti
pada satu titik Penat… Jemu… Inikah
mauku?
Bukan!!
Senin, Januari 02, 2012
Sahabatku
sahabat,
aku bukanlah insan terbaik
sebagai sahabatmu,
aku juga,
bukan insan teristimewa dalam
hidupmu,
hadirku seketika,
hilangku ketika tugas memburu,
Aku,
tidak mampu menjadi mereka
yang terbaik buatmu,
aku lemah untuk itu,
aku juga tidak akan menjadi si
dia yang teristimewa,
aku tidak akan menjadi si dia
yang hebat untukmu,
aku hanya mampu menjadi aku,
yang coba menjadi sahabat
setiap waktu,
yang menyumbang rasa ketika
engkau tersedu,
yang memberi semangat ketika
engkau lesu,
tetapi,
adakalanya aku juga menjadi
layu.
aku bukanlah insan terbaik
sebagai sahabatmu,
aku juga,
bukan insan teristimewa dalam
hidupmu,
hadirku seketika,
hilangku ketika tugas memburu,
Aku,
tidak mampu menjadi mereka
yang terbaik buatmu,
aku lemah untuk itu,
aku juga tidak akan menjadi si
dia yang teristimewa,
aku tidak akan menjadi si dia
yang hebat untukmu,
aku hanya mampu menjadi aku,
yang coba menjadi sahabat
setiap waktu,
yang menyumbang rasa ketika
engkau tersedu,
yang memberi semangat ketika
engkau lesu,
tetapi,
adakalanya aku juga menjadi
layu.
Langganan:
Postingan (Atom)