Berkelana indah dijelaga biru,namun berlinang tangis,menari-nari menimang kepedihan.. Atau memang malam telah kembali larut,hingga cahaya bintang menjadi temaram?
Akankah seperti itu kenyataan yg kan terhadapi..?
Aku ingin berdiri menengahi cinta yang telah tersibak,namun aku tak kuasa menahan laju waktu yang akan membawaku pada kenyataan.
Akankah asa tenggelam tertelan lautan,lalu pupus di penggal waktu yg terus melaju?
Doa ini tak mungkin kulantunkan... Karna jika memohon pastilah ku meminta dirimu untuk menjadi milikku,sedang itu tidak mungkin..

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Tuliskah wahai pena? Apa yang telah kau fahami... Jujurlah wahai pena? Karna kejujuranmu menjadikan aku mengerti salah dan khilafku