Ibu
Setiap deras degupan
jantungku
Engkau mampu merasanya
Ketika aku:
Sedih
,
Gembira,
Gelisah
,
Naluri ibumu
Bagaikan belati dalam diriku.
Ketika aku sedih
Kaulah obat duka
laraku
.
Menceriakan
rasa jiwaku..
Ketika aku gembira
Engkau juga turut bahagia.
Kegembiraan yang menyinari
saat
Aku hidup di muka bumi ini
Sebagai manusia
yg sempurna.
Pabila gelisah menyelubungi
jiwaku
Engkau masih bersamaku
,
Menolong menyelesaikan
Masalah yang tak sudah-sudah
mengusutkan
Perjalanan hidupku
.
Ibu
Selagi hayat dikandung badan
Aku akan sentiasa
mendampingimu
Membelai dan menjagamu
hingga ke hari tua
Ibu
Aku tahu kasih sayang yang
kucurahkan kepadamu
Tak sebanding kasih sayang ibu
kepada anaknya
Ibu, terimalah
keikhklasanku
Untuk menyayangi
mu selalu.
Rabu, Desember 21, 2011
Sajak Untuk Bunda
Detik masa terus berlalu tanpa
menanti sesiapa dan semakin
hari umur kita pun akan
meningkat bersama
pengedaran masa.
Kita semua
dilahirkan di dunia ini melalui
seorang yang bernama ibu.
Begitu besar peranan dan jasa
insan yang bernama ibu ini.
Oleh itu renungkanlah sejenak
apakah yang telah kita lakukan
untuk membalas segala budi
ibu ini. Sekurang-kurangnya
peluk dan ciumlah ibu masing-
masing yang dapat berjumpa
atau sekurang-kurangnya
telefon ibu bagi mereka yang
duduk berjauhan seperti saya.
menanti sesiapa dan semakin
hari umur kita pun akan
meningkat bersama
pengedaran masa.
Kita semua
dilahirkan di dunia ini melalui
seorang yang bernama ibu.
Begitu besar peranan dan jasa
insan yang bernama ibu ini.
Oleh itu renungkanlah sejenak
apakah yang telah kita lakukan
untuk membalas segala budi
ibu ini. Sekurang-kurangnya
peluk dan ciumlah ibu masing-
masing yang dapat berjumpa
atau sekurang-kurangnya
telefon ibu bagi mereka yang
duduk berjauhan seperti saya.
Selasa, Juni 21, 2011
Lagi Lagi Karna Cinta
Adakah engkau disana sepertiku…….?? memasuki dunia tanpa musim dimana aku dapat tertawa meski tak sepenuhnya. Dimana aku dapat menangis meski tak habiskan air mata. Memandang burung dan ombak dari rahim samudra yang membisikkan musim ke ujung kehidupan cintaku…………
Kau tak mengenal aku siapa akupun kau tak tahu tapi cintaku akan tetap tinggal dan bekas jarinya. tak akan pernah terhapus..
Adakah engkau disana sepertiku…..?? yang tidak mengukur kerinduan dengan sebuah tongkat yang berkilau yang tak mampu mengucapkan kedalaman kerinduan yang merasakan bahwa kekuatan untuk mencintai adalah tanpa batas aku yang terkurung……..Mengambil sayap tapi tak mampu mengarungi angkasa bebas. betapa sedihnya……… bila aku harus melepaskan sayap itu dengan tanganku sendiri………
Engkau cintaku………….. aku mendengar panggilanmu dari balik lautan dan merasakan sayap – sayapmu membelaiku. Aku ingin berlari kepadamu…….. namun kakiku terkurung diantara dua pulau.. aku hanya bisa berdiri di sini menangisi dan mendengarkan panggilan cintamu……………
Apakah itu Cinta
bilakah cinta ini nyata,kenapa q tak sanggup menyentuhnya,tp ini ada dan begitu terasa di setiap detak.. q terhanyut dlm derasnya cinta yg q punya, tersirat gelombang dan arus cinta yg nyata,,
Kasih tulusmu memberi arti sebuah makna dan cintamu impian sebuah asa,, bila yg q puja adalah cinta. maka cintamu yg q pilih sebagai nyawa, rasa dan asa,,,,,,
ragukah aku..
Aku tak pernah berlari meninggalkanmu ! Melangkah menjauhi pun tak pernah terlintas Aku masih disini…. Aku masih ada…
Namun sebait pun kini tak sempat lagi kubuat Setiap hari kuhanya bisa berkata pada hati. Besok mungkin dapat kuluangkan waktu lagi Tuk menulis tentang hati… Dalam sebentuk puisi .
Nyatanya aku tak pernah sempat. Ragaku slalu saja terlebih dahulu penat Sehingga asa dan rasa tak pernah sempat tertambat. Dapatkan waktu yang tepat untuk puisi-puisi baru kubuat?
Hingga sekali lagi di pagi ini Kerinduan pada puisi kembali menjadi Curahan hatiku dalam sebentuk puisi.
Semoga esok aku bisa segera kembali seperti kemaren2 dulu
Langganan:
Postingan (Atom)