Kamis, Juni 20, 2013

3 TAHUN SILAM

Kau memasuki kehidupanku seperti napas lembut, Seperti angin bertiup tenang lembut melalui daun-daun. Kau orang asing pertama, orang yang tertawa dengan bebas dan mudah, yang berbicara tentang keakraban, yang membuatku merasa disukai dan dihargai. Kau menjadi sahabatku, tidak lagi orang asing, mempercayaiku dengan rahasia yang tersembunyi, mempercayakan rahasia apa yang kau suka dan benci. Kita ngobrol dan tertawa dan, seiring waktu berlalu, Aku tumbuh lebih dan lebih bergantung pada senyummu. Dari orang asing telah menjadi teman hanyalah langkah kecil. Namun seribu yang lain terjadi di antara langkah-langkahku,, dan angin lembut bertiup merapatkan langkahku menuju-mu... Kini kita menjadi teman dekat, dan lebih dekat lagi, sampai sebagian besar hidupku berpusat di saat waktu kita habiskan bersama.....☆☆☆

Kamis, Desember 13, 2012

Aku Yang Lelah

Mungkin memang Kau takdirkan aku sedemikian rupa utuk menjalani semua ini. Munggkin Kau anggap aku memang pantas menerima ini semua. Kau patrikan ketakutan..kecewa ..getir dan dendam dihati dan dalam kehidupanku Kau buat aku merasa akulah orang paling tak berhak apapun di dunia ini. Tuhan…jujur..andai aku boleh memilih.. aku lebih baik tinggalkan semua ini agar aku terlepas dari pasungan pasungan waktu dan keadaanku. aku rela dengan semua ini.. Entah berapa kali aku arus berkata lelah. aku sudah tak berbentuk. aku tak punya siapa siapa semua yang aku sayangi..tak bisa aku miliki sepenuhnya. …bulan..bintang bintang kecilkupun dengan sang angin… semua hanyalah mimpi bagiku kini. aku tak bisa genggam mereka dalam nyata aku hanya bisa nanar melihat semuanya aku lelah Tuhan…. Maafkan jika beberapa waktu ini aku berontak pada-Mu dan maafkan jika aku harus menjadi sosok yang hidup dalam dua sisi aku tak mau menyakiti mereka semua.. aku tak mau mereka lihat betapa aku remuk redam. Tuhan..aku hanya mohon..jangan cabut rasa sayang ini pada mereka rasa cintaku pada bulan dan bintang serta kesetiaan rasaku pada sang angin biarlah mereka tak tahu.. BiarkanTuhan cukup aku yang tahu… Sekali lagi..aku lelah dengan pasungan ini ya Tuhaan aku lelah..aku lelah..aku lelah.

Rabu, November 28, 2012

Mengukur Diri

Tangis sendu mengiringi diriku tuk yang ku rindu. Lepas tanganmu tak melepas harapanku. Tiada kata tuk berpisah Sedih hati menambah resah.Lamunan hatiku menunggu dirimu Sayu sembilu……… Tanpamu ku rasa semu Menunggu yang ku rindu. Harap tuk bertemu,tak mungkin jua tuk bersatu. Segala cinta yang ada,terlarang adanya Tumbuh cinta dalam cinta Tersirat hasrat jiwa,hati yang merana.

Jumat, Agustus 31, 2012

Kau Bukan Lagi Seorang Sahabat

Sesaat bayangmu terlintas Dalam ingat ku... Dalam hening...ku merenung Aku masih menunggumu. Tanpa kau tahu betapa sayangku untukmu. Aku bukan hanya menjadi sahabat yang kan beraikan pilumu. Juga kekasih yang kan berikan kau kehangatan. Berikanmu keindahan. Sajikan kelembutan, Untukmu dan selamanya. Aku ingin tidur di sisimu Walau hanya sekali dalam hidupku Ku ingin berbaring di pelukmu Karena hanya kau yang bisa damaikan hatiku. Bila rasa tiada tercipta Izinkan aku untuk tetap menantimu Walau sejuta deru kan menghalangiku Kembalikanmu dalam pelukku Ku kan tetap ada di sampingmu Karena engkau adalah Malaikatku Yang kan getarkan nadiku. Lenyapkan letihku. Saat bahumu mampu menopangku.

Rabu, Agustus 15, 2012

Jalan Berliku

MAAFKAN AKU Ku menyusuri pelabuhan semalam... Untuk membilang penantian itu.. Membelah ombak resah... Adakah nanti akhirnya.. Sekadar mengharap jawapan usang.. Maafkan aku... Mencerna buih-buih keraguan... Meragukan setiap harapan... Jauh didalam lautan perasaan... Sedangkan aku terus mengharap... Kejujuran lafazmu... Maafkan aku..?? MencetusKan prasangka..!! Haruskah aku menunduk pasrah sedangkan penantian nie masih belum berakhir.. Didasar hati ini menungguu pertemuan itu.. Menjadi rindu pada kenangan itu.. Yang terlalu indah untuk dilupakan.. Maafkan aku..?? Mungkin ada sinar harapan.. Mungkin jauh ku kau tinggalkan.. Pilihan itu terletak di tanganmu.. Namun ingatlah akan satu perkara.. Aku akan menyayangimu selama hayatku.. Selama nafas ini terukir namamu.. Selalu.. Namun sebaliknya titis airmata jatuh berderai.. Karna aku masih tertanya-tanya.. Apakah benar aku tercipta untukmu..?? Apakah kau akan bisa bahagia denganku..?? Maafkan aku..?? Dengarkan aku untuk kali ini.. Mungkin ini yang terakhir kalinya.. Agar kau fahami isihatiku.. Inilah kebenarannya yang perlu ku lontarkan.. Aku rindu... **