Langkahku hanya langkah seorang perempuan. Yang merangkak dari puing puing kehancuran..
Kemanakah aku harus berlari...?
Dikala surya mulai tenggelam dan semua tampak begitu gelap,tanpa bintang,tanpa bulan,tinggallah air mata yg sering berlinang basahi pipi...
Pada awan hitam yang berarak memanjang,sering jiwaku terduduk pilu.. Menggapai dalam sepi,dalam hampa.. Dan banyak pertanyaan yg teramat sulit aku jawab...
Oh Tuhan...
Tabahkanlah hati ini.. Segala pengorbanan telah ku jalani.. Segenggam harapan ku coba pertahankan,namun apa daya... Semuanya telah sirna..
Terkadang aku bertanya dalam hati. Sampai kapan perjalan ini akan berhenti..? Namun tiada sehawa anginpun mau memberiku tahu...
Apa yang terbaik buatku.? Tetap hidupkah...? Atau mati...? Jangankan untuk itu, untuk sekedar memilih hidup atau matipun aku tak tau..
Tuhan..
Berilah aku ketegaran,agar diri ini mampu terima sapa'an-Mu.
Kalau memang harus Kau ambil kebahagianku,aku ikhlas... Tapi aku bermohon jangan Kau ambil IMANKU..

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Tuliskah wahai pena? Apa yang telah kau fahami... Jujurlah wahai pena? Karna kejujuranmu menjadikan aku mengerti salah dan khilafku