Jumat, April 27, 2012
Sebelah Mimpi
Tanganku sudah terentang lebar. Tak usah lagi susah-susah kau
jauh menggapaiku.
Tanganku memang tak kuikat erat sejak
pertama dulu,
Karena aku memang sedang
berdiri di tengah-tengah dunia menantimu.
Antara nyata dan
mimpi sangat tipis ku rabai.
Tubuhmu condong ke nyata, tapi jiwaku
condong ke mimpi.
Satu.. menjadi begitu sulit
dan Dua menjadi pilihan pahit
untukku. Maka dari itu
aku masih lebih suka bermimpi...
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
NICE.,
BalasHapusbahasa'y ok BGT
BalasHapusbuat sapa sih mbak?
BalasHapus