Rabu, Oktober 13, 2010

CEMBURUKU....

Kumarah dengan siapa?
Ku takut pada apa? Ntaaahhh....!
Apa yang ada di pikirku?
Dengan rasa ini?
Dengan asa ini?

Dia bukan milikku...
Walau aku mencintaimu dgn seluruh dayaku,tetap saja kau bukan milikku..

Jumat, Oktober 01, 2010

JERITAN KALBU

Hembusan angin, usapan mentari,sejuknya pagi menyapu,seolah olah berkata,namun ku tak mengerti apa yang di katakannya..
Andai saja mereka tau jeritan jeritanku selama ini juga mengerti kepedihan yang ku telan selama ini,mungkin mereka akan sejenak meminjamkan kehidupannya untukku..

AKU RINDU

Aku rindu pada seseorang yg tak pernah ku kenal. Yang hanya pernah kulihat pada lukisan awan. Yang hanya kudengar suaranya. Juga kabar tentangnya dari berita yang dibawa angin dari seberang samudra.


Asa terlahir menjadi pena..
Rindu menjelma dalam tinda.. Mengukir rasa lewat jejak jejak maya..
Ku sentuh dia seperti nyata di depanku..walau adanya tak pernah ku tau dimana.


Ku menerawang jauh keseberang lautan... Dimana di beritakan kau bernaung di disana. Walau kau tak dapat ku lihat,namun getar hatiku dapat merasakan cintanya..


Inilah rindu..
Rinduku untuk kau di sana...

Senin, September 27, 2010

SEKUNTUM DO'A

Ku selalu terjaga dan ku gembalakan malam,kuperhatikan ia dalam setiap pendar mata.. Agar gigilnya tak mampu menyentuh kulit kekasihku...

Aku ingin menjadi unggun di atas hamparan taman jiwamu...agar kabut malam tak berani menyentuhmu..

Duhai kekasih hatiku... Diantara belantara pekatnya malam masih tetap bersinar rembulanku.. Bila hari telah berganti siang,maka ku titipkan cahayaku pada sang mentari agar panasnya tak mampu menyegatmu... Karna aku akan jadi awan untuk menaungimu...

Tatkala ku lihat angin yang akan menghempasmu,aku akan menggenggamnya dan melempar jauh dari pandangan mata..hingga kau merasakan tentram bersama cintaku...

Tersenyumlah kembali kekasihku.... Ini rembulan untukmu... Hanya bersamamu aku mampu menjaga purnama....

Cepatlah sembuh...
Pendarkan senyuman...
Disini kami merindukanmu...

Minggu, September 26, 2010

AKU

AKU...
Hanyalah seorang anak manusia,yang tersendak sunyi di tengah hempasan dimensi cinta.

AKU...
Hanyalah sebingkai raga berbentuk.. Yang terarak sendi di antara hempasan angin juga masa.


AKU...
Hanyalah sebilah sukma kelabu.. Yang tersayat halus oleh tirai harmoni di alam kebisuan bumi.


AKU...
Hanyalah sepenggal kata yang rapuh. Yang mencoba merangkai letih lewat bait bait di atas kertas rindu jiwa.


AKU...
Hanyalah seonggok hampa yang mencoba tuk lukiskan angan di bawah derai naungan perasaan.


AKU...
Akhirnya tetaplah menjadi aku. Yang selalu mencipta gambaran siapakah hakekat diriku...
Ya... Itulah aku yang selalu terapung riuh,mendulang arakan rinai beribu pertanyaan.. Apakah tujuan dan arti hidupku yang sesungguhnya?..
Diriku terus bertanya kepada hati kecilku.. Namun belum jua ku temukan jawabnya...


Sampai kapankah masa kan menjawabnya? Akupun tak tau... Jangankan untuk itu... Untuk sekedar memilih hidup atau matipun aku tak tahu...