Selasa, Juni 21, 2011

Lagi Lagi Karna Cinta


Adakah engkau disana sepertiku…….?? memasuki dunia tanpa musim dimana aku dapat tertawa meski tak sepenuhnya. Dimana aku dapat menangis meski tak habiskan air mata. Memandang burung dan ombak dari rahim samudra yang membisikkan musim ke ujung kehidupan cintaku…………

Kau tak mengenal aku siapa akupun kau tak tahu tapi cintaku akan tetap tinggal dan bekas jarinya. tak akan pernah terhapus..

Adakah engkau disana sepertiku…..?? yang tidak mengukur kerinduan dengan sebuah tongkat yang berkilau yang tak mampu mengucapkan kedalaman kerinduan yang merasakan bahwa kekuatan untuk mencintai adalah tanpa batas aku yang terkurung……..Mengambil sayap tapi tak mampu mengarungi angkasa bebas. betapa sedihnya……… bila aku harus melepaskan sayap itu dengan tanganku sendiri………

Engkau cintaku………….. aku mendengar panggilanmu dari balik lautan dan merasakan sayap – sayapmu membelaiku. Aku ingin berlari kepadamu…….. namun kakiku terkurung diantara dua pulau.. aku hanya bisa berdiri di sini menangisi dan mendengarkan panggilan cintamu……………

Apakah itu Cinta


bilakah cinta ini nyata,kenapa q tak sanggup menyentuhnya,tp ini ada dan begitu terasa di setiap detak.. q terhanyut dlm derasnya cinta yg q punya, tersirat gelombang dan arus cinta yg nyata,,

Kasih tulusmu memberi arti sebuah makna dan cintamu impian sebuah asa,, bila yg q puja adalah cinta. maka cintamu yg q pilih sebagai nyawa, rasa dan asa,,,,,,

ragukah aku..


Aku tak pernah berlari meninggalkanmu ! Melangkah menjauhi pun tak pernah terlintas Aku masih disini…. Aku masih ada…

Namun sebait pun kini tak sempat lagi kubuat Setiap hari kuhanya bisa berkata pada hati. Besok mungkin dapat kuluangkan waktu lagi Tuk menulis tentang hati… Dalam sebentuk puisi .

Nyatanya aku tak pernah sempat. Ragaku slalu saja terlebih dahulu penat Sehingga asa dan rasa tak pernah sempat tertambat. Dapatkan waktu yang tepat untuk puisi-puisi baru kubuat?

Hingga sekali lagi di pagi ini Kerinduan pada puisi kembali menjadi Curahan hatiku dalam sebentuk puisi.

Semoga esok aku bisa segera kembali seperti kemaren2 dulu

Sabtu, Mei 28, 2011

Resahku Dan Resahmu

Saat sinar sinar rembulan menyinari malamku dan di saat angin malam menembus tubuhku. rasa gelisah pun menyelimuti tubuh ini yang sedang dalam penantian panjang. dan aku berkata kepada angin malam tolong sampaikan salam rinduku padanya karena aku sangat mencintainya dan aku sangat membutuhkannya di sampingku. ==================================== Resahku Terhenti ketika telingaku mendengar jangan pernah dengar rasa takutmu ketika matamu mulai mengantuk jangan pernah melihatnya lihat aku saja karena jika kau melihatnya rasaku terhenti sejenak aku takut suatu saat kau mulai mendengarnya melepasku dan menggenggamnya mengertilah aku takut takut tidak pernah menatap matamu lagi. Aku takut hatiku terhenti dan kau mulai menatapnya lurus ====================================

Senin, Mei 23, 2011

Untuk Kekasih...


Kekasih.. Malam ini kembali kurajut bayangmu. Menyerupai keinginan dan pengharapan. Agar setiamu tetap memancari cinta kita.

Seperti juga aku yang setia menantimu. Kekasih.. Jauhku mungkin meragukan hatiku. Namun kubias lewat secercah senyum Agar tak terpekik dalam hampa. Dan aku tetap menyambangi hatimu.

Kekasih.. Bila malam menjurang pekat Aku mencoba melabuhi bayangmu Lewat derapan hayal disertai asa. Semoga berbalas dikesunyian ini. Kekasih.. Aku bertahan demi menjaga hati, Aku bernaung demi memulas mimpi. Aku menyintaimu. Dan kekasih.. Bila batas cintamu membias Aku mencoba meluruhkan hati Agar tak terbersit keterpaksaan. Sebab cinta saling menjaga Sebab cinta tak bisa dipaksa.