Sabtu, Mei 28, 2011

Resahku Dan Resahmu

Saat sinar sinar rembulan menyinari malamku dan di saat angin malam menembus tubuhku. rasa gelisah pun menyelimuti tubuh ini yang sedang dalam penantian panjang. dan aku berkata kepada angin malam tolong sampaikan salam rinduku padanya karena aku sangat mencintainya dan aku sangat membutuhkannya di sampingku. ==================================== Resahku Terhenti ketika telingaku mendengar jangan pernah dengar rasa takutmu ketika matamu mulai mengantuk jangan pernah melihatnya lihat aku saja karena jika kau melihatnya rasaku terhenti sejenak aku takut suatu saat kau mulai mendengarnya melepasku dan menggenggamnya mengertilah aku takut takut tidak pernah menatap matamu lagi. Aku takut hatiku terhenti dan kau mulai menatapnya lurus ====================================

1 komentar:

  1. Setiap Ku Ada
    Kau Selalu Tiada
    Setiap Ku Cari
    Kau Selalu Mencari

    Di Manakah Engkau
    Engkau Telah Meninggalkan Aku
    Kini Ku Hanya Bisa
    Menanti Sambil Di Nanti

    Di Siang Malam
    Sampai Malampun Kesiangan
    Ku Merintih Kesakitan
    Bak Orang Tak Punya Perasaan

    Setiap Malam
    Setelah Lama
    Kau Tak Berada Di Sana..
    Bagai Bintang Di Surga…..

    BalasHapus

Tuliskah wahai pena? Apa yang telah kau fahami... Jujurlah wahai pena? Karna kejujuranmu menjadikan aku mengerti salah dan khilafku