Senin, Mei 23, 2011

Malam Dalam Rindu


Malam melabuhkan rasa rindu. Malam melarutkan kata ungkapan. Malam menyandarkan raga resah. Malam menyelimuti jiwa diam.

Andai kau tahu (Tapi kau tak pernah tahu)
Sehingga aku hanya bisa menggeliat lara. Terpaku pada putaran waktu. Terbius pada hembusan bayangmu.

Malam dalam rindu. Paduan nimat menyusuri dingin alam. Dalam alunan senandung gelisah lumati asa dalam putus asa.
Andai kau tahu (?) Bahwa kerinduan ini semakin dalam. Bahwa kerinduan ini semakin jelas.
Bahwa… Aku benar-benar merindumu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tuliskah wahai pena? Apa yang telah kau fahami... Jujurlah wahai pena? Karna kejujuranmu menjadikan aku mengerti salah dan khilafku