Sebuah ungkapan cinta Ku ukir di hati gersang ini. Ku jaga. Ku simpan Dan ku abadikan bersama jiwaku. Kepada kau yang terindah Dengarlah dan tenunglah bicaraku Kan ku pertahankan Cintaku buatmu Kan ku abadikan Kenangan mesra yang kau bina bersamaku.
Andai tiada lagi bicara cinta dari hatimu Aku redha Aku pasrah Namun Setitis air mataku yang mengalir karanamu Bisa menjadi saksi ketulusan cintaku Bisa menjadi saksi kejujuran hatiku.
Kepada kau yang terindah Lihatlah lirikan mataku Yang sentiasa mencari bayangmu Pandanglah tarian bicaraku Yang seringkali mengungkapkan kata rindu Dan mengertilah hembusan nafas dari jiwaku Yang membawa seribu tafsir cinta buatmu.
Kepada kau yang terindah Mengertilah Aku masih merindu Aku kian menunggu Merindu saat indah tika bersamamu Menunggu kau kembali ke pangkuanku.
Kepada kau yang terindah Aku cinta padamu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Tuliskah wahai pena? Apa yang telah kau fahami... Jujurlah wahai pena? Karna kejujuranmu menjadikan aku mengerti salah dan khilafku