"Ya Allah Berdetik jantungku menyebut nama-Mu. Tenang dan damai dalam kalbuku Sedingin sinar embun pagiMU. Indahnya tak dapat ku gambarkan lagi Lebih tenang dari pantai yang sunyi. Lebih damai dari taman yang wangi. Ingin ku hilang diri. Ingin ku kembali Walau belum sampai waktunya. Biarlah ketika ini. Saat jari ku dapat menari. Saat jiwaku dapat merasai. Sungguh rindu bagai pencinta sejati.
Titisan layu membasahi Bukan pipi... bukan diri Tetapi hati yang rindu pada Illahi. Cinta itu takkan hadir. Bahagia itu takkan sempurna pada diriku yang runsing dan dukacita yang lemah dan tak berusaha, yang penakut dan bakhil, yang berhutang dan di tekan orang lain.
Cinta... ..bahagia Ingin ku miliki Cita-cita... ..impian Ingin ku penuhi Mengajak ku berjuang... .berbakti Meninggalkan kesenangan duniawi Mengajakku bersendiri Meninggalkan fitnah menghancurkan diri. Akan tiba waktu itu Pabila aku mengenali-Mu aku mendampingi kalimah-Mu Pabila hatiku Mencintai-Mu dan Rasul-Mu Lebih dari tiap sesuatu .
'Ya Allah kami mohon cinta-MU dan cinta orang yang mencintai-Mu serta semua amalan yang mendekatkan kami kepada cinta-Mu' 'Ya Allah lindungilah kami dari kerunsingan dan dukacita,lindungilah kami dari kelemahan dan kemalasan, lindungilah kami dari penakut,Perkenankanlah Ya Allah doa kami dan terimalah amalan kami,Sesunguhnya Engkau Maha Pemberi..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Tuliskah wahai pena? Apa yang telah kau fahami... Jujurlah wahai pena? Karna kejujuranmu menjadikan aku mengerti salah dan khilafku