Kamis, Desember 22, 2011

Risalah Jiwa

*Debur pasir menghitung masa
sekiranya tinggal segenggam
lagi.Terasa saja mengucur tanpa mau
berhenti.
Bila telah penuh sembah
bakti. Sang pujangga rela lepas
baju besi..Berat hati tak dipikir
lagi. Jauh diatas akal dalam
membelah jantung.Perih tersayat
peristiwa, sedih berkandung
badan.Kubungkus semua
kenangan dan kuikat.
Pengalaman sudah selanyaknya jadikan
cermin untuk berdiri. Pergi bukan
berarti mati. Tapi dimana ukuran diri
harus dibanggakn. Mungkin bejana
waktu n hawa baru dpt
mengerti..?pastikan langkah untuk menggapai
asa kembali

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tuliskah wahai pena? Apa yang telah kau fahami... Jujurlah wahai pena? Karna kejujuranmu menjadikan aku mengerti salah dan khilafku