Sekarang kesendirian bukanlah suatu
kebencian bagi diriku, meskipun
banyak orang
membencinya. akan tetapi hakikat
kesendirian merupakan hal untuk
sebuah perenungan akan arti kehidupan
dan media sebagai intropeksi diri di
mana mengukur kepribadian diri itu
penting.
Banyak hal yang bergejolak dalam
hatiku saat ini, entah karna aku
terlalu di sibuk-kan dengan urusan
duniawi, atau terlena dengan mayanya
dunia, atau bahkan kurangnya tau diri
dalam memandang diri sendiri........
Namun biarlah semua itu mengalir
bagai air yang mencari luasnya
samudra atau bagai burung terbang
mencari sangkar dalam rimbanya alam.
toh semuanya akan indah bila tiba
waktunya.
"biarlah semuanya hilang
dengan senyum dan kesendirianku"
meskipun itu, sebuah petuah yang
mungkin bisa ku jadikan pegangan erat
untuk menguatkan hati dan segenap
jiwa, namun sang pikiran selalu
berontak dan tak percaya akan janji
dunia?
Kenapa diriku selalu merasa
takut dalam kehilangan, nyawa, harta,
dunia, cinta,semuanya yang sebenarnya
bukan milik kita........
Tapi tetap aku yakinkan pada
nuraniku, bahwa semuanya itu akan
indah bila tiba waktunya!tak usah
merasa takut akan kehilangan apapun
sesungguhnya semuanya itu telah di
takdirkan dan di ciptakan-NYA dan
semuanya itu akan kembali pula
kepada-NYA! tak usah ragu dalam
melaju,tak usah goyah dalam
melangkah, tak usah bimbang dalam
berkembang, teruslah berkarya dalam
alunan puisi kehidupan, teruslah maju
dalam naskah keseharian tak perlu
merasa kawatir akan kehilangan,
kesendirian, keterpurukan,....karna
semua itu indah bila tiba waktunya.
maju terus dengan kehilanganmu tanpa
layu,maju terus dengan kesendirainmu
tanpa sedih, maju terus dengan
keterpurukanmu tanpa ragu dan selalu
yakin bahwa semuanya akan indah bila
tiba waktunya!
" SEMANGAT- Putrie....!!! "
Sabtu, Maret 01, 2014
Semua Akan Menjadi Indah
Sekarang kesendirian bukanlah suatu
kebencian bagi diriku, meskipun
banyak orang
membencinya. akan tetapi hakikat
kesendirian merupakan hal untuk
sebuah perenungan akan arti kehidupan
dan media sebagai intropeksi diri di
mana mengukur kepribadian diri itu
penting.
Banyak hal yang bergejolak dalam
hatiku saat ini, entah karna aku
terlalu di sibuk-kan dengan urusan
duniawi, atau terlena dengan mayanya
dunia, atau bahkan kurangnya tau diri
dalam memandang diri sendiri........
Namun biarlah semua itu mengalir
bagai air yang mencari luasnya
samudra atau bagai burung terbang
mencari sangkar dalam rimbanya alam.
toh semuanya akan indah bila tiba
waktunya.
"biarlah semuanya hilang
dengan senyum dan kesendirianku"
meskipun itu, sebuah petuah yang
mungkin bisa ku jadikan pegangan erat
untuk menguatkan hati dan segenap
jiwa, namun sang pikiran selalu
berontak dan tak percaya akan janji
dunia?
Kenapa diriku selalu merasa
takut dalam kehilangan, nyawa, harta,
dunia, cinta,semuanya yang sebenarnya
bukan milik kita........
Tapi tetap aku yakinkan pada
nuraniku, bahwa semuanya itu akan
indah bila tiba waktunya!tak usah
merasa takut akan kehilangan apapun
sesungguhnya semuanya itu telah di
takdirkan dan di ciptakan-NYA dan
semuanya itu akan kembali pula
kepada-NYA! tak usah ragu dalam
melaju,tak usah goyah dalam
melangkah, tak usah bimbang dalam
berkembang, teruslah berkarya dalam
alunan puisi kehidupan, teruslah maju
dalam naskah keseharian tak perlu
merasa kawatir akan kehilangan,
kesendirian, keterpurukan,....karna
semua itu indah bila tiba waktunya.
maju terus dengan kehilanganmu tanpa
layu,maju terus dengan kesendirainmu
tanpa sedih, maju terus dengan
keterpurukanmu tanpa ragu dan selalu
yakin bahwa semuanya akan indah bila
tiba waktunya!
" SEMANGAT- Putrie....!!! "
Selasa, Februari 25, 2014
Seharusnya...
Untuk mencintai seseorang... kita tak perlu menyakiti orang lain...
Sepenggal kutipan film Wanita Tetaplah Wanita..
Nada Kehidupanku
Kuberlayar menuju pantai harapan,,mengarungi
luas laut kehidupan. Matahari tak selalu bersinar
terang. Kadang ada awan gelap nan membayang..
Beberapa waktu yg lalu gelombang
kehidupan sempat menghempaskan
hidupku,galau mengejar asa.
Berharap tiada menyerah. Menelaah
arti kehidupan,menyadari pahitnya
arang yg kadang terkecap jua..
Hemm... Hebat nian roda
kehidupan,membuncah meliuk liuk
pada bejana waktu. Rasa
menggelepar menahan gundah. Bara
menyala menyulut api,risau berhias
mimpi memerah melarutkan sepi.
Apa yg mesti kulakukan,...saat rindu
menikam langit..?
Ketika deru topan membawa semua
harapan,tak ada lagi menyisakan
sedikitpun arti.
Dalam temaram kehidupan hanya
setitik cahaya menyinari
kehampaan... Adakah air cinta msh
mengalirkan kemuliaan..? Adakah
sungai kasih masih membentang..?
Adakah setetes embun kan datang
tiap pagi menjelang..?
Pada senja memerah ku titipkan
untaian mimpi, menyandarkan pada
pundak malam... N kumenanti
jawaban saat dini menjelang..
Jika saja gerimis tak segera usai,aku
akan mengurai satu demi satu
kebekuan hatimu. Kuhiasi n0ktah
n0ktah berwarna cemerlang. Lalu
melukisnya di kanvas langit,n
kujadikan gambaran akan sejuta
anganan jiwaku.
Sungguh,aku hanya punya cinta yg
sederhana. Namun q tlh merajutnya
dgn benang benang kesetiaan. Dan
ku jalin indah hingga waktu ku
jelang....
Kamis, Juni 20, 2013
3 TAHUN SILAM
Kau memasuki kehidupanku seperti napas
lembut,
Seperti angin bertiup tenang lembut melalui
daun-daun.
Kau orang asing pertama, orang yang tertawa
dengan bebas dan mudah,
yang berbicara tentang keakraban,
yang membuatku merasa disukai dan
dihargai.
Kau menjadi sahabatku, tidak lagi orang asing,
mempercayaiku dengan rahasia yang
tersembunyi,
mempercayakan rahasia apa yang kau suka
dan benci.
Kita ngobrol dan tertawa dan, seiring waktu
berlalu,
Aku tumbuh lebih dan lebih bergantung pada
senyummu.
Dari orang asing telah menjadi teman hanyalah
langkah kecil. Namun seribu yang lain terjadi di
antara langkah-langkahku,, dan angin lembut
bertiup
merapatkan langkahku menuju-mu...
Kini kita menjadi teman dekat, dan lebih dekat lagi,
sampai sebagian besar hidupku berpusat di saat
waktu kita habiskan bersama.....☆☆☆
Kamis, Desember 13, 2012
Aku Yang Lelah
Mungkin memang Kau takdirkan aku
sedemikian rupa utuk menjalani semua ini.
Munggkin Kau anggap aku memang pantas
menerima ini semua.
Kau patrikan ketakutan..kecewa ..getir dan
dendam dihati dan dalam kehidupanku
Kau buat aku merasa akulah orang paling tak
berhak apapun di dunia ini.
Tuhan…jujur..andai aku boleh memilih..
aku lebih baik tinggalkan semua ini
agar aku terlepas dari pasungan pasungan
waktu
dan keadaanku.
aku rela dengan semua ini..
Entah berapa kali
aku arus berkata lelah.
aku sudah tak berbentuk.
aku tak punya siapa siapa
semua yang aku sayangi..tak bisa aku miliki
sepenuhnya.
…bulan..bintang bintang
kecilkupun dengan sang angin…
semua hanyalah mimpi bagiku kini.
aku tak bisa genggam mereka dalam nyata
aku hanya bisa nanar melihat semuanya
aku lelah
Tuhan….
Maafkan jika beberapa
waktu ini aku berontak pada-Mu
dan maafkan jika aku harus menjadi sosok
yang hidup dalam dua sisi
aku tak mau menyakiti mereka semua..
aku tak mau mereka lihat betapa aku remuk
redam.
Tuhan..aku hanya mohon..jangan cabut rasa
sayang ini pada mereka
rasa cintaku pada bulan dan bintang
serta kesetiaan rasaku pada sang angin
biarlah mereka tak tahu..
BiarkanTuhan
cukup aku yang tahu…
Sekali lagi..aku lelah dengan pasungan ini ya
Tuhaan
aku lelah..aku lelah..aku lelah.
Rabu, November 28, 2012
Mengukur Diri
Tangis sendu mengiringi
diriku
tuk yang ku rindu.
Lepas tanganmu tak melepas
harapanku.
Tiada kata tuk berpisah
Sedih hati menambah resah.Lamunan hatiku
menunggu dirimu
Sayu sembilu………
Tanpamu ku rasa semu
Menunggu yang ku rindu. Harap tuk
bertemu,tak mungkin
jua tuk bersatu.
Segala cinta yang ada,terlarang
adanya
Tumbuh cinta dalam cinta
Tersirat hasrat jiwa,hati yang merana.
Jumat, Agustus 31, 2012
Kau Bukan Lagi Seorang Sahabat
Sesaat bayangmu terlintas
Dalam ingat ku...
Dalam hening...ku merenung
Aku masih menunggumu. Tanpa kau tahu betapa sayangku
untukmu.
Aku bukan hanya menjadi sahabat
yang kan beraikan pilumu.
Juga kekasih yang kan berikan kau
kehangatan. Berikanmu keindahan.
Sajikan kelembutan,
Untukmu dan selamanya.
Aku ingin tidur di sisimu
Walau hanya sekali dalam hidupku
Ku ingin berbaring di pelukmu
Karena hanya kau yang bisa damaikan
hatiku.
Bila rasa tiada tercipta
Izinkan aku untuk tetap menantimu
Walau sejuta deru kan menghalangiku
Kembalikanmu dalam pelukku
Ku kan tetap ada di sampingmu
Karena engkau adalah Malaikatku Yang kan getarkan nadiku.
Lenyapkan letihku.
Saat bahumu mampu menopangku.
Rabu, Agustus 15, 2012
Jalan Berliku
MAAFKAN AKU Ku menyusuri pelabuhan semalam... Untuk membilang penantian itu.. Membelah ombak resah... Adakah nanti akhirnya.. Sekadar mengharap jawapan usang..
Maafkan aku... Mencerna buih-buih keraguan... Meragukan setiap harapan... Jauh didalam lautan perasaan... Sedangkan aku terus mengharap... Kejujuran lafazmu...
Maafkan aku..?? MencetusKan prasangka..!! Haruskah aku menunduk pasrah sedangkan penantian nie masih belum berakhir.. Didasar hati ini menungguu pertemuan itu.. Menjadi rindu pada kenangan itu.. Yang terlalu indah untuk dilupakan..
Maafkan aku..?? Mungkin ada sinar harapan.. Mungkin jauh ku kau tinggalkan.. Pilihan itu terletak di tanganmu.. Namun ingatlah akan satu perkara.. Aku akan menyayangimu selama hayatku.. Selama nafas ini terukir namamu.. Selalu.. Namun sebaliknya titis airmata jatuh berderai.. Karna aku masih tertanya-tanya.. Apakah benar aku tercipta untukmu..?? Apakah kau akan bisa bahagia denganku..??
Maafkan aku..?? Dengarkan aku untuk kali ini.. Mungkin ini yang terakhir kalinya.. Agar kau fahami isihatiku.. Inilah kebenarannya yang perlu ku lontarkan.. Aku rindu... **
Jumat, April 27, 2012
Sebelah Mimpi
Tanganku sudah terentang lebar. Tak usah lagi susah-susah kau
jauh menggapaiku.
Tanganku memang tak kuikat erat sejak
pertama dulu,
Karena aku memang sedang
berdiri di tengah-tengah dunia menantimu.
Antara nyata dan
mimpi sangat tipis ku rabai.
Tubuhmu condong ke nyata, tapi jiwaku
condong ke mimpi.
Satu.. menjadi begitu sulit
dan Dua menjadi pilihan pahit
untukku. Maka dari itu
aku masih lebih suka bermimpi...
Senin, April 23, 2012
Mungkinkah??
Aku berjalan menembus ruang hampa di
jiwaku. Mencari sesosok bayang yang
selalu mengusik lelap malamku. Berharap
akan aku temukan dia disisa pencarianku..
Walau Dia tlah jauh berjalan meninggalkan
sekeping kenangan dalam relung ini arkhhh.. Mungkinkah terulang kembali?
Minggu, Februari 19, 2012
Jangan Ambil Asaku
Sepintas hati terlewat
dalam sang waktu..
Bergejolak melawan
ombak.. Sebutiran pasir kan
menjadi debu, pergi
sirna diterpa sang
angin..
Menghilang di tengah
hati.. Berupaya untuk
kembali.. Kuhembuskan nafasku
untuk kesekian kalinya..
Kemudian..
Kuteriakan dengan
lantang.. "JANGANLAH KAU
KEMBALI LAGI..JENUH"
Namun kenangan yang
masih tertinggal di hati..
Berbisik di saat Q sepi.. Berangan di saat q
bimbang..
Seakan menghilang
begitu saja..
Dan pergi entah
kemana..
Sebuah Rahasia
Ketika awan gelap mulai
merayap,
saat gelegar halilintar yang
datang bersahutan mulai
mengusik telingaku,
hawa dinginnya perlahan mulai menusuk kalbu,
suasana itu, kian
menambah resahku… Mengapa semua seolah
acuh,
tak peduli akan diriku yang
gundah, bimbang akan hari
esok,
sedu karena jalanku hanya sebatas angan… Meski jiwa dan raga terus
kupacu, lahir dan batin
kupaksa menerjang…
Sebuah keadaan yang aku
dambakan,
hingga kini… Mengapa tak kunjung
datang?… Saat ku berdo’a pada-Mu…
Ingin diriku menjadi insan
yang berguna,
ingin diriku menjadi pribadi
yang mandiri,
kumohon agar setiap kebaikan selalu mendekat
padaku,
kumohon agar setiap
keburukan selalu menjauh
dariku… Tuhan…
Masihkah Engkau
menyimpan rahasia-Mu?…
Tak sudikah Engkau untuk
segera menceritakannya
padaku?… Tak inginkah rahasia-Mu itu
untuk kuketahui
sekarang?…
Mengapa?… Sempat aku bertanya
dalam benakku,
mungkinkah rahasia-Nya
tidak ada untukku?, jika itu yang terjadi, aku disini masih terus
berjuang, masih terus
mengabdi… Ketika semangat terus
menggebu,
rahasia-Mu pasti
kutemukan,
dan dambaan sudah tak
lagi sebatas angan…
Jumat, Februari 10, 2012
Galau Di Akhir Malam
Waktu merambat menuju sekian
malam...Pada akhirnya gelisahku
mengetuk...nurani hati ini
mencari kebenaran sambil ku
ajukan pertanyaan..?
Kau anggap siapakah aku ini ? teman dekat ?
Atokah sahabat...? beribu jarum
kecemasan menerkam
pikiranku...aku terhempas tanpa
ku tau jalan baiknya...sebab,..Kau
masih membisu dan menyelimutinya
dgn santunmu...yg mbuatku
memiliki rindu yg
menggunung..Dan penantian itu
sdh kutulis dilembaran
waktuku.....*
malam...Pada akhirnya gelisahku
mengetuk...nurani hati ini
mencari kebenaran sambil ku
ajukan pertanyaan..?
Kau anggap siapakah aku ini ? teman dekat ?
Atokah sahabat...? beribu jarum
kecemasan menerkam
pikiranku...aku terhempas tanpa
ku tau jalan baiknya...sebab,..Kau
masih membisu dan menyelimutinya
dgn santunmu...yg mbuatku
memiliki rindu yg
menggunung..Dan penantian itu
sdh kutulis dilembaran
waktuku.....*
GALAU
Pada cahaya jingga~ Mata tak lagi nanar~
Redup… Terlihat seperti tak ada rona
bahagia~ Kemana alur cerita ini
bersinggasana tuk menentukan sedikit
tema~??
Pada remang usang.. Pada lengang semua lenyap dalam sekejab~ Hasrat
begitu menggebu Tiba-tiba,,, Terhenti
pada satu titik Penat… Jemu… Inikah
mauku?
Bukan!!
Redup… Terlihat seperti tak ada rona
bahagia~ Kemana alur cerita ini
bersinggasana tuk menentukan sedikit
tema~??
Pada remang usang.. Pada lengang semua lenyap dalam sekejab~ Hasrat
begitu menggebu Tiba-tiba,,, Terhenti
pada satu titik Penat… Jemu… Inikah
mauku?
Bukan!!
Senin, Januari 02, 2012
Sahabatku
sahabat,
aku bukanlah insan terbaik
sebagai sahabatmu,
aku juga,
bukan insan teristimewa dalam
hidupmu,
hadirku seketika,
hilangku ketika tugas memburu,
Aku,
tidak mampu menjadi mereka
yang terbaik buatmu,
aku lemah untuk itu,
aku juga tidak akan menjadi si
dia yang teristimewa,
aku tidak akan menjadi si dia
yang hebat untukmu,
aku hanya mampu menjadi aku,
yang coba menjadi sahabat
setiap waktu,
yang menyumbang rasa ketika
engkau tersedu,
yang memberi semangat ketika
engkau lesu,
tetapi,
adakalanya aku juga menjadi
layu.
aku bukanlah insan terbaik
sebagai sahabatmu,
aku juga,
bukan insan teristimewa dalam
hidupmu,
hadirku seketika,
hilangku ketika tugas memburu,
Aku,
tidak mampu menjadi mereka
yang terbaik buatmu,
aku lemah untuk itu,
aku juga tidak akan menjadi si
dia yang teristimewa,
aku tidak akan menjadi si dia
yang hebat untukmu,
aku hanya mampu menjadi aku,
yang coba menjadi sahabat
setiap waktu,
yang menyumbang rasa ketika
engkau tersedu,
yang memberi semangat ketika
engkau lesu,
tetapi,
adakalanya aku juga menjadi
layu.
Jumat, Desember 23, 2011
Roda waktu
Hidup adalah roda yang
menggelinding. Meninggalkan
jejak bersama jarum waktu. Ia
berpacu menuju puncak
yang bisa diulang. Hari ini
bukanlah kemarin atau esok hari
.
ini adalah kini yang menanti kita
dengan sepenuh hati.
Sedang
esok masih menunggu tanpa
kita tahu apa yang akan berlaku
. sementara kemarin adalah
masa lalu yang makin menjauh.
Seiring waktu berlalu dan hanya
meninggalkan jejak di buku
kalbu. sedang kita hanya bisa
mengenang tanpa bisa
mengulang. hidup memang licik
bagi orang- orang picik. Hidup
memang kejam bagi para
pendendam. Tapi hidup juga
indah bagi mereka yang pasrah
.
Aah, mengapa harus mengeluh
sementara peluh belum jatuh
.
mengapa mesti menghujat
sementara doa belum terpanjat.
Biar, biarkan ia mengalir bagai
air, siapa tahu ia mampu
memberi subur... lalu kalaupun
tak ada,apa hak kita untuk menolak
kuasaNya~?? Tabahlah, karena pada
setiap ujian ada cinta Sang
Pencipta.
menggelinding. Meninggalkan
jejak bersama jarum waktu. Ia
berpacu menuju puncak
yang bisa diulang. Hari ini
bukanlah kemarin atau esok hari
.
ini adalah kini yang menanti kita
dengan sepenuh hati.
Sedang
esok masih menunggu tanpa
kita tahu apa yang akan berlaku
. sementara kemarin adalah
masa lalu yang makin menjauh.
Seiring waktu berlalu dan hanya
meninggalkan jejak di buku
kalbu. sedang kita hanya bisa
mengenang tanpa bisa
mengulang. hidup memang licik
bagi orang- orang picik. Hidup
memang kejam bagi para
pendendam. Tapi hidup juga
indah bagi mereka yang pasrah
.
Aah, mengapa harus mengeluh
sementara peluh belum jatuh
.
mengapa mesti menghujat
sementara doa belum terpanjat.
Biar, biarkan ia mengalir bagai
air, siapa tahu ia mampu
memberi subur... lalu kalaupun
tak ada,apa hak kita untuk menolak
kuasaNya~?? Tabahlah, karena pada
setiap ujian ada cinta Sang
Pencipta.
Kamis, Desember 22, 2011
Ketika Sunyi
Kepada laut jiwaku berserah,
deburan ombaknya iramakan
resahku. bayu menyapa lembut
lewat sore dan terkadang taufan
menggila buat aku lantang
menjerit sekuat gelombang
laut...
Ambillah aku
...
Tenggelamkan aku ke dadamu
.
aku terlalu rindu padamu.. Laut
aku sunyi peluklah daku dengan
gulungan ombak perkasamu.
laut rawatlah jiwaku yang penat
dgn deburan airmu *
deburan ombaknya iramakan
resahku. bayu menyapa lembut
lewat sore dan terkadang taufan
menggila buat aku lantang
menjerit sekuat gelombang
laut...
Ambillah aku
...
Tenggelamkan aku ke dadamu
.
aku terlalu rindu padamu.. Laut
aku sunyi peluklah daku dengan
gulungan ombak perkasamu.
laut rawatlah jiwaku yang penat
dgn deburan airmu *
HASRAT
Jauh ragamu jauh wajahmu jauh
senyummu. tapi jauh di
lubuk hatiku kau terasa dekat
seolah tak ada jarak yang
menyekat. terasa wangi
tubuhmu masih menggoda
penciuman. seperti juga
candamu yang terus
menggelitik telinga. terasa
keindahan saat bersama masih
menjelma seperti juga mesramu
yang terus menggelayuti angan
.
ah, seandainya kau berada di
dekatku, ingin kudekap jiwa
ragamu hingga kuyakin bahwa
kau tak kan berpaling dariku selamanya *
senyummu. tapi jauh di
lubuk hatiku kau terasa dekat
seolah tak ada jarak yang
menyekat. terasa wangi
tubuhmu masih menggoda
penciuman. seperti juga
candamu yang terus
menggelitik telinga. terasa
keindahan saat bersama masih
menjelma seperti juga mesramu
yang terus menggelayuti angan
.
ah, seandainya kau berada di
dekatku, ingin kudekap jiwa
ragamu hingga kuyakin bahwa
kau tak kan berpaling dariku selamanya *
Risalah Jiwa
*Debur pasir menghitung masa
sekiranya tinggal segenggam
lagi.Terasa saja mengucur tanpa mau
berhenti.
Bila telah penuh sembah
bakti. Sang pujangga rela lepas
baju besi..Berat hati tak dipikir
lagi. Jauh diatas akal dalam
membelah jantung.Perih tersayat
peristiwa, sedih berkandung
badan.Kubungkus semua
kenangan dan kuikat.
Pengalaman sudah selanyaknya jadikan
cermin untuk berdiri. Pergi bukan
berarti mati. Tapi dimana ukuran diri
harus dibanggakn. Mungkin bejana
waktu n hawa baru dpt
mengerti..?pastikan langkah untuk menggapai
asa kembali
sekiranya tinggal segenggam
lagi.Terasa saja mengucur tanpa mau
berhenti.
Bila telah penuh sembah
bakti. Sang pujangga rela lepas
baju besi..Berat hati tak dipikir
lagi. Jauh diatas akal dalam
membelah jantung.Perih tersayat
peristiwa, sedih berkandung
badan.Kubungkus semua
kenangan dan kuikat.
Pengalaman sudah selanyaknya jadikan
cermin untuk berdiri. Pergi bukan
berarti mati. Tapi dimana ukuran diri
harus dibanggakn. Mungkin bejana
waktu n hawa baru dpt
mengerti..?pastikan langkah untuk menggapai
asa kembali
Langganan:
Postingan (Atom)