Sabtu, Maret 01, 2014

Semua Akan Menjadi Indah

Sekarang kesendirian bukanlah suatu kebencian bagi diriku, meskipun banyak orang membencinya. akan tetapi hakikat kesendirian merupakan hal untuk sebuah perenungan akan arti kehidupan dan media sebagai intropeksi diri di mana mengukur kepribadian diri itu penting. Banyak hal yang bergejolak dalam hatiku saat ini, entah karna aku terlalu di sibuk-kan dengan urusan duniawi, atau terlena dengan mayanya dunia, atau bahkan kurangnya tau diri dalam memandang diri sendiri........ Namun biarlah semua itu mengalir bagai air yang mencari luasnya samudra atau bagai burung terbang mencari sangkar dalam rimbanya alam. toh semuanya akan indah bila tiba waktunya. "biarlah semuanya hilang dengan senyum dan kesendirianku" meskipun itu, sebuah petuah yang mungkin bisa ku jadikan pegangan erat untuk menguatkan hati dan segenap jiwa, namun sang pikiran selalu berontak dan tak percaya akan janji dunia? Kenapa diriku selalu merasa takut dalam kehilangan, nyawa, harta, dunia, cinta,semuanya yang sebenarnya bukan milik kita........ Tapi tetap aku yakinkan pada nuraniku, bahwa semuanya itu akan indah bila tiba waktunya!tak usah merasa takut akan kehilangan apapun sesungguhnya semuanya itu telah di takdirkan dan di ciptakan-NYA dan semuanya itu akan kembali pula kepada-NYA! tak usah ragu dalam melaju,tak usah goyah dalam melangkah, tak usah bimbang dalam berkembang, teruslah berkarya dalam alunan puisi kehidupan, teruslah maju dalam naskah keseharian tak perlu merasa kawatir akan kehilangan, kesendirian, keterpurukan,....karna semua itu indah bila tiba waktunya. maju terus dengan kehilanganmu tanpa layu,maju terus dengan kesendirainmu tanpa sedih, maju terus dengan keterpurukanmu tanpa ragu dan selalu yakin bahwa semuanya akan indah bila tiba waktunya! " SEMANGAT- Putrie....!!! "

Semua Akan Menjadi Indah

Sekarang kesendirian bukanlah suatu kebencian bagi diriku, meskipun banyak orang membencinya. akan tetapi hakikat kesendirian merupakan hal untuk sebuah perenungan akan arti kehidupan dan media sebagai intropeksi diri di mana mengukur kepribadian diri itu penting. Banyak hal yang bergejolak dalam hatiku saat ini, entah karna aku terlalu di sibuk-kan dengan urusan duniawi, atau terlena dengan mayanya dunia, atau bahkan kurangnya tau diri dalam memandang diri sendiri........ Namun biarlah semua itu mengalir bagai air yang mencari luasnya samudra atau bagai burung terbang mencari sangkar dalam rimbanya alam. toh semuanya akan indah bila tiba waktunya. "biarlah semuanya hilang dengan senyum dan kesendirianku" meskipun itu, sebuah petuah yang mungkin bisa ku jadikan pegangan erat untuk menguatkan hati dan segenap jiwa, namun sang pikiran selalu berontak dan tak percaya akan janji dunia? Kenapa diriku selalu merasa takut dalam kehilangan, nyawa, harta, dunia, cinta,semuanya yang sebenarnya bukan milik kita........ Tapi tetap aku yakinkan pada nuraniku, bahwa semuanya itu akan indah bila tiba waktunya!tak usah merasa takut akan kehilangan apapun sesungguhnya semuanya itu telah di takdirkan dan di ciptakan-NYA dan semuanya itu akan kembali pula kepada-NYA! tak usah ragu dalam melaju,tak usah goyah dalam melangkah, tak usah bimbang dalam berkembang, teruslah berkarya dalam alunan puisi kehidupan, teruslah maju dalam naskah keseharian tak perlu merasa kawatir akan kehilangan, kesendirian, keterpurukan,....karna semua itu indah bila tiba waktunya. maju terus dengan kehilanganmu tanpa layu,maju terus dengan kesendirainmu tanpa sedih, maju terus dengan keterpurukanmu tanpa ragu dan selalu yakin bahwa semuanya akan indah bila tiba waktunya! " SEMANGAT- Putrie....!!! "

Selasa, Februari 25, 2014

Seharusnya...

Untuk mencintai seseorang... kita tak perlu menyakiti orang lain... Sepenggal kutipan film Wanita Tetaplah Wanita..

Nada Kehidupanku

Kuberlayar menuju pantai harapan,,mengarungi luas laut kehidupan. Matahari tak selalu bersinar terang. Kadang ada awan gelap nan membayang.. Beberapa waktu yg lalu gelombang kehidupan sempat menghempaskan hidupku,galau mengejar asa. Berharap tiada menyerah. Menelaah arti kehidupan,menyadari pahitnya arang yg kadang terkecap jua.. Hemm... Hebat nian roda kehidupan,membuncah meliuk liuk pada bejana waktu. Rasa menggelepar menahan gundah. Bara menyala menyulut api,risau berhias mimpi memerah melarutkan sepi. Apa yg mesti kulakukan,...saat rindu menikam langit..? Ketika deru topan membawa semua harapan,tak ada lagi menyisakan sedikitpun arti. Dalam temaram kehidupan hanya setitik cahaya menyinari kehampaan... Adakah air cinta msh mengalirkan kemuliaan..? Adakah sungai kasih masih membentang..? Adakah setetes embun kan datang tiap pagi menjelang..? Pada senja memerah ku titipkan untaian mimpi, menyandarkan pada pundak malam... N kumenanti jawaban saat dini menjelang.. Jika saja gerimis tak segera usai,aku akan mengurai satu demi satu kebekuan hatimu. Kuhiasi n0ktah n0ktah berwarna cemerlang. Lalu melukisnya di kanvas langit,n kujadikan gambaran akan sejuta anganan jiwaku. Sungguh,aku hanya punya cinta yg sederhana. Namun q tlh merajutnya dgn benang benang kesetiaan. Dan ku jalin indah hingga waktu ku jelang....

Kamis, Juni 20, 2013

3 TAHUN SILAM

Kau memasuki kehidupanku seperti napas lembut, Seperti angin bertiup tenang lembut melalui daun-daun. Kau orang asing pertama, orang yang tertawa dengan bebas dan mudah, yang berbicara tentang keakraban, yang membuatku merasa disukai dan dihargai. Kau menjadi sahabatku, tidak lagi orang asing, mempercayaiku dengan rahasia yang tersembunyi, mempercayakan rahasia apa yang kau suka dan benci. Kita ngobrol dan tertawa dan, seiring waktu berlalu, Aku tumbuh lebih dan lebih bergantung pada senyummu. Dari orang asing telah menjadi teman hanyalah langkah kecil. Namun seribu yang lain terjadi di antara langkah-langkahku,, dan angin lembut bertiup merapatkan langkahku menuju-mu... Kini kita menjadi teman dekat, dan lebih dekat lagi, sampai sebagian besar hidupku berpusat di saat waktu kita habiskan bersama.....☆☆☆

Kamis, Desember 13, 2012

Aku Yang Lelah

Mungkin memang Kau takdirkan aku sedemikian rupa utuk menjalani semua ini. Munggkin Kau anggap aku memang pantas menerima ini semua. Kau patrikan ketakutan..kecewa ..getir dan dendam dihati dan dalam kehidupanku Kau buat aku merasa akulah orang paling tak berhak apapun di dunia ini. Tuhan…jujur..andai aku boleh memilih.. aku lebih baik tinggalkan semua ini agar aku terlepas dari pasungan pasungan waktu dan keadaanku. aku rela dengan semua ini.. Entah berapa kali aku arus berkata lelah. aku sudah tak berbentuk. aku tak punya siapa siapa semua yang aku sayangi..tak bisa aku miliki sepenuhnya. …bulan..bintang bintang kecilkupun dengan sang angin… semua hanyalah mimpi bagiku kini. aku tak bisa genggam mereka dalam nyata aku hanya bisa nanar melihat semuanya aku lelah Tuhan…. Maafkan jika beberapa waktu ini aku berontak pada-Mu dan maafkan jika aku harus menjadi sosok yang hidup dalam dua sisi aku tak mau menyakiti mereka semua.. aku tak mau mereka lihat betapa aku remuk redam. Tuhan..aku hanya mohon..jangan cabut rasa sayang ini pada mereka rasa cintaku pada bulan dan bintang serta kesetiaan rasaku pada sang angin biarlah mereka tak tahu.. BiarkanTuhan cukup aku yang tahu… Sekali lagi..aku lelah dengan pasungan ini ya Tuhaan aku lelah..aku lelah..aku lelah.

Rabu, November 28, 2012

Mengukur Diri

Tangis sendu mengiringi diriku tuk yang ku rindu. Lepas tanganmu tak melepas harapanku. Tiada kata tuk berpisah Sedih hati menambah resah.Lamunan hatiku menunggu dirimu Sayu sembilu……… Tanpamu ku rasa semu Menunggu yang ku rindu. Harap tuk bertemu,tak mungkin jua tuk bersatu. Segala cinta yang ada,terlarang adanya Tumbuh cinta dalam cinta Tersirat hasrat jiwa,hati yang merana.

Jumat, Agustus 31, 2012

Kau Bukan Lagi Seorang Sahabat

Sesaat bayangmu terlintas Dalam ingat ku... Dalam hening...ku merenung Aku masih menunggumu. Tanpa kau tahu betapa sayangku untukmu. Aku bukan hanya menjadi sahabat yang kan beraikan pilumu. Juga kekasih yang kan berikan kau kehangatan. Berikanmu keindahan. Sajikan kelembutan, Untukmu dan selamanya. Aku ingin tidur di sisimu Walau hanya sekali dalam hidupku Ku ingin berbaring di pelukmu Karena hanya kau yang bisa damaikan hatiku. Bila rasa tiada tercipta Izinkan aku untuk tetap menantimu Walau sejuta deru kan menghalangiku Kembalikanmu dalam pelukku Ku kan tetap ada di sampingmu Karena engkau adalah Malaikatku Yang kan getarkan nadiku. Lenyapkan letihku. Saat bahumu mampu menopangku.

Rabu, Agustus 15, 2012

Jalan Berliku

MAAFKAN AKU Ku menyusuri pelabuhan semalam... Untuk membilang penantian itu.. Membelah ombak resah... Adakah nanti akhirnya.. Sekadar mengharap jawapan usang.. Maafkan aku... Mencerna buih-buih keraguan... Meragukan setiap harapan... Jauh didalam lautan perasaan... Sedangkan aku terus mengharap... Kejujuran lafazmu... Maafkan aku..?? MencetusKan prasangka..!! Haruskah aku menunduk pasrah sedangkan penantian nie masih belum berakhir.. Didasar hati ini menungguu pertemuan itu.. Menjadi rindu pada kenangan itu.. Yang terlalu indah untuk dilupakan.. Maafkan aku..?? Mungkin ada sinar harapan.. Mungkin jauh ku kau tinggalkan.. Pilihan itu terletak di tanganmu.. Namun ingatlah akan satu perkara.. Aku akan menyayangimu selama hayatku.. Selama nafas ini terukir namamu.. Selalu.. Namun sebaliknya titis airmata jatuh berderai.. Karna aku masih tertanya-tanya.. Apakah benar aku tercipta untukmu..?? Apakah kau akan bisa bahagia denganku..?? Maafkan aku..?? Dengarkan aku untuk kali ini.. Mungkin ini yang terakhir kalinya.. Agar kau fahami isihatiku.. Inilah kebenarannya yang perlu ku lontarkan.. Aku rindu... **

Jumat, April 27, 2012

Sebelah Mimpi

Tanganku sudah terentang lebar. Tak usah lagi susah-susah kau jauh menggapaiku. Tanganku memang tak kuikat erat sejak pertama dulu, Karena aku memang sedang berdiri di tengah-tengah dunia menantimu. Antara nyata dan mimpi sangat tipis ku rabai. Tubuhmu condong ke nyata, tapi jiwaku condong ke mimpi. Satu.. menjadi begitu sulit dan Dua menjadi pilihan pahit untukku. Maka dari itu aku masih lebih suka bermimpi...

Senin, April 23, 2012

Mungkinkah??

Aku berjalan menembus ruang hampa di jiwaku. Mencari sesosok bayang yang selalu mengusik lelap malamku. Berharap akan aku temukan dia disisa pencarianku.. Walau Dia tlah jauh berjalan meninggalkan sekeping kenangan dalam relung ini arkhhh.. Mungkinkah terulang kembali?

Minggu, Februari 19, 2012

Jangan Ambil Asaku

Sepintas hati terlewat dalam sang waktu.. Bergejolak melawan ombak.. Sebutiran pasir kan menjadi debu, pergi sirna diterpa sang angin.. Menghilang di tengah hati.. Berupaya untuk kembali.. Kuhembuskan nafasku untuk kesekian kalinya.. Kemudian.. Kuteriakan dengan lantang.. "JANGANLAH KAU KEMBALI LAGI..JENUH" Namun kenangan yang masih tertinggal di hati.. Berbisik di saat Q sepi.. Berangan di saat q bimbang.. Seakan menghilang begitu saja.. Dan pergi entah kemana..

Sebuah Rahasia

Ketika awan gelap mulai merayap, saat gelegar halilintar yang datang bersahutan mulai mengusik telingaku, hawa dinginnya perlahan mulai menusuk kalbu, suasana itu, kian menambah resahku… Mengapa semua seolah acuh, tak peduli akan diriku yang gundah, bimbang akan hari esok, sedu karena jalanku hanya sebatas angan… Meski jiwa dan raga terus kupacu, lahir dan batin kupaksa menerjang… Sebuah keadaan yang aku dambakan, hingga kini… Mengapa tak kunjung datang?… Saat ku berdo’a pada-Mu… Ingin diriku menjadi insan yang berguna, ingin diriku menjadi pribadi yang mandiri, kumohon agar setiap kebaikan selalu mendekat padaku, kumohon agar setiap keburukan selalu menjauh dariku… Tuhan… Masihkah Engkau menyimpan rahasia-Mu?… Tak sudikah Engkau untuk segera menceritakannya padaku?… Tak inginkah rahasia-Mu itu untuk kuketahui sekarang?… Mengapa?… Sempat aku bertanya dalam benakku, mungkinkah rahasia-Nya tidak ada untukku?, jika itu yang terjadi, aku disini masih terus berjuang, masih terus mengabdi… Ketika semangat terus menggebu, rahasia-Mu pasti kutemukan, dan dambaan sudah tak lagi sebatas angan…

Jumat, Februari 10, 2012

Galau Di Akhir Malam

Waktu merambat menuju sekian
malam...Pada akhirnya gelisahku
mengetuk...nurani hati ini
mencari kebenaran sambil ku
ajukan pertanyaan..?
Kau anggap siapakah aku ini ? teman dekat ?
Atokah sahabat...? beribu jarum
kecemasan menerkam
pikiranku...aku terhempas tanpa
ku tau jalan baiknya...sebab,..Kau
masih membisu dan menyelimutinya
dgn santunmu...yg mbuatku
memiliki rindu yg
menggunung..Dan penantian itu
sdh kutulis dilembaran
waktuku.....*

GALAU

Pada cahaya jingga~ Mata tak lagi nanar~
Redup… Terlihat seperti tak ada rona
bahagia~ Kemana alur cerita ini
bersinggasana tuk menentukan sedikit
tema~??
Pada remang usang.. Pada lengang semua lenyap dalam sekejab~ Hasrat
begitu menggebu Tiba-tiba,,, Terhenti
pada satu titik Penat… Jemu… Inikah
mauku?
Bukan!!

Senin, Januari 02, 2012

Sahabatku

sahabat,
aku bukanlah insan terbaik
sebagai sahabatmu,
aku juga,
bukan insan teristimewa dalam
hidupmu,
hadirku seketika,
hilangku ketika tugas memburu,

Aku,
tidak mampu menjadi mereka
yang terbaik buatmu,
aku lemah untuk itu,
aku juga tidak akan menjadi si
dia yang teristimewa,
aku tidak akan menjadi si dia
yang hebat untukmu,
aku hanya mampu menjadi aku,
yang coba menjadi sahabat
setiap waktu,
yang menyumbang rasa ketika
engkau tersedu,
yang memberi semangat ketika
engkau lesu,
tetapi,
adakalanya aku juga menjadi
layu.

Jumat, Desember 23, 2011

Roda waktu

Hidup adalah roda yang
menggelinding. Meninggalkan
jejak bersama jarum waktu. Ia
berpacu menuju puncak
yang bisa diulang. Hari ini
bukanlah kemarin atau esok hari
.
ini adalah kini yang menanti kita
dengan sepenuh hati.

Sedang
esok masih menunggu tanpa
kita tahu apa yang akan berlaku
. sementara kemarin adalah
masa lalu yang makin menjauh.

Seiring waktu berlalu dan hanya
meninggalkan jejak di buku
kalbu. sedang kita hanya bisa
mengenang tanpa bisa
mengulang. hidup memang licik
bagi orang- orang picik. Hidup
memang kejam bagi para
pendendam. Tapi hidup juga
indah bagi mereka yang pasrah
.

Aah, mengapa harus mengeluh
sementara peluh belum jatuh
.
mengapa mesti menghujat
sementara doa belum terpanjat.
Biar, biarkan ia mengalir bagai
air, siapa tahu ia mampu
memberi subur... lalu kalaupun
tak ada,apa hak kita untuk menolak
kuasaNya~?? Tabahlah, karena pada
setiap ujian ada cinta Sang
Pencipta.

Kamis, Desember 22, 2011

Ketika Sunyi

Kepada laut jiwaku berserah,
deburan ombaknya iramakan
resahku. bayu menyapa lembut
lewat sore dan terkadang taufan
menggila buat aku lantang
menjerit sekuat gelombang
laut...

Ambillah aku
...
Tenggelamkan aku ke dadamu
.
aku terlalu rindu padamu.. Laut
aku sunyi peluklah daku dengan
gulungan ombak perkasamu.
laut rawatlah jiwaku yang penat
dgn deburan airmu *

HASRAT

Jauh ragamu jauh wajahmu jauh
senyummu. tapi jauh di
lubuk hatiku kau terasa dekat
seolah tak ada jarak yang
menyekat. terasa wangi
tubuhmu masih menggoda
penciuman. seperti juga
candamu yang terus
menggelitik telinga. terasa
keindahan saat bersama masih
menjelma seperti juga mesramu
yang terus menggelayuti angan
.
ah, seandainya kau berada di
dekatku, ingin kudekap jiwa
ragamu hingga kuyakin bahwa
kau tak kan berpaling dariku selamanya *

Risalah Jiwa

*Debur pasir menghitung masa
sekiranya tinggal segenggam
lagi.Terasa saja mengucur tanpa mau
berhenti.
Bila telah penuh sembah
bakti. Sang pujangga rela lepas
baju besi..Berat hati tak dipikir
lagi. Jauh diatas akal dalam
membelah jantung.Perih tersayat
peristiwa, sedih berkandung
badan.Kubungkus semua
kenangan dan kuikat.
Pengalaman sudah selanyaknya jadikan
cermin untuk berdiri. Pergi bukan
berarti mati. Tapi dimana ukuran diri
harus dibanggakn. Mungkin bejana
waktu n hawa baru dpt
mengerti..?pastikan langkah untuk menggapai
asa kembali